Kekecewaan Itu
Ulah mu
Hai bagaimana kabar mu? Baik saja kan. Ku dengar
kamu kecewa lagi ya? Hahahaha aku tak akan menyalahkan dia yang sudah membuat
mu kecewa. Kamu lah yg sebenarnya bersalah, iya kamu, kamu masih saja
menggantungkan harapan pada seseorang yang kamu tau jelas hatinya tak
sepenuhnya untuk dirimu. Sudah berapa quotes yang kamu baca sih selama ini, puluhan
bahkan ratusan bahkan sering kamu dengar. Quotes tentang jangan pernah
menggantungkan harapan oada manusia, karena sejatinya manusia juga punya sisi
salah. KAMU YANG SALAH, KAMU YANG
NGEYEL. Terlebih lagi kamu kecewa puluhan kali dengan manusia yang sama. Kamu
kenapa sih? Yok mulai sekarang atur perasaan mu sendiri. Kamu tak bisa nyuruh
manusia lain untuk menjaga kan perasaan mu, karena setting kan hati mu, fikiran
mu, dan perasaan mu ya ada didalam diri kamu sendiri. Rasa kecewa yang kamu
rasakan hanya akan berimbas pada hati mu, pada dirimu. Bagaimana dengan perassan
manusia yang membuat mu kecewa? Hahaha bahkan dia tau perasaan mu saja mungkin
tidak, dia hanya akan mengira “ apa salah ku toh dia yang begitu menggantungkan
harapan begitu tinggi pada ku. Yang ku beri selama ini memang sebatas wajar ku
saja “.
Tak
ada yang salah dalam menyukai seseorang yang salah adalah menaruh harapan
tinggi pada seseorang itu. Kamu punya kesempatan di kecewakan, percaya deh. Gini
deh ya apakah kamu sadar kamu pernah mengecewakan orang lain? Ya mungkin kamu
juga sadar tapi ada beberapa juga yang gak kamu sadari loh. Jadi analogi nya
adalah ada seseorang yang kecewa karena mu tapi kamu tidak mengetahui nya,
sebab bisa saja dia menaruh harapan tinggi kepadamu tapi kamu patahkan dan kamu
tidak menyadari jika kamu telah mengecewakan orang itu. Seperti itu juga
seseorang tempat kamu menggantungkan harapan tinggi, dia tak sepenuhnya tau
jika kamu kecewa karena nya, jika harapan kamu di patahkan nya.
Bicara
tentang harapan kamu juga harus belajar ikhlas. Ikhlas pada apapun yang terjadi
ya termasuk harapan mu di patahkan atau bahkan di hancurkan. Ikhlas bahwa semua
yang ada di semesta ini ada sang maha pemilik, termasuk hati mu. Allah berhak
memberi rasa pada hatimu tapi tetap kamu bisa mengaturnya. Mulai sekarang
cobalah menggantung harapan pada Allah jangan pada manusia, karena dia pun
miliknya Allah. Berusaha ikhlas pada apapun yang terjadi itu kehendak sang
penguasa, tapi ingat sekali lagi semua itu kamu yang mengaturnya. Boleh menaruh
harapan pada seseoraang tapi kamu juga harus tau jika semua harapan mu mungkin
saja tak sesuai. Jika hasil dari pengharapan mu menjadi lebih indah itu bonus
untuk mu, Allah telah merencanakannya.
Percaya deh
mulai sekarang batasi harapan mu pada seseorang, jangan ketinggian nanti kamu
jatuh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar